Detail Berita 

Detail Berita


Penutupan Umroh

 31 Maret 2020    By: Superadmin

Jakarta - 

Kementerian Agama menutup sementara aplikasi pendaftaran umroh Siskopatuh atau Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus. Penutupan yang akan dilakukan pada Kamis (12/3/2020) terkait kebijakan Arab Saudi pada penanganan virus corona.

 

"Siskopatuh kami tutup sementara. Ini dilakukan menyusul kebijakan pemerintah Arab Saudi untuk menghentikan sementara ibadah umroh atau ziarah. Selama ditutup sementara, maka tidak menerima pendaftar baru," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim, dalam rilis yang diterima detikcom pada Rabu (11/3/2020).

 

Baca juga:Kebijakan Arab Saudi Tangkal Corona: Tunda Umroh hingga Salat Jumat 15 Menit

 

Kebijakan tersebut diambil karena belum ada kepastian pencabutan kebijakan penangguhan sementara akses masuk ke Arab Saudi. Aplikasi Siskopatuh akan kembali dibuka jika Arab Saudi kembali membuka akses ke negara tersebut untuk umroh dan haji khusus.

 

Terkait penutupan sementara Siskopatuh dan penangguhan sementara akses masuk Saudi, Arfi mengatakan telah menerbitkan surat pemberitahuan untuk Pimpinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah, dan Perusahaan Asuransi Perjalanan Ibadah Umrah. PPIU diminta melakukan penjadwalan ulang keberangkatan jemaah yang telah mendaftar.

 

"Tetap mengutamakan kepentingan jemaah, dengan tidak membebankan biaya tambahan kepada jemaah termasuk jemaah yang telah memiliki jadwal setelah kebijakan Pemerintah Arab Saudi diberlakukan," kata Arfi.

 

Baca juga:Sempat Dipagari karena Corona, Bagaimana Hukum Mencium Hajar Aswad?

 

Jika ada pembatalan jemaah umroh , PPIU wajib melapor kepada Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus cq. Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus. Pelaporan dilakukan melalui email di pembatalan.siskopatuh@gmail.com.

 

Menurut Kasubdit Pengawasan Umroh Noer Aliya Fitra atau kerap disapa Nafit, ada 2.393 jemaah Indonesia yang tertunda keberangkatannya akibat virus corona. Jemaah berasal dari 75 PPIU yang diangkut delapan maskapai penerbangan.

 

Selain itu, ada 1.685 jemaah yang sempat tertahan di negara transit yang kini telah dipulangkan ke Indonesia dengan maskapai sesuai kontraknya. Untuk jemaah yang telah melunasi pembayaran umrohtercatat ada 32.994 orang. Menurut data di Siskopatuh, jemaah awalnya akan diberangkatkan pada 28 Februari hingga 31 Mei 2020.


© 2020 PT. Global Wisata Idaman. All rights reserved.

Kami hadir disini untuk membantu anda, Mari berkonsultasi bersama kami.